INFOINDOMAJU.COM - JAKARTA -Setiap tahun HPN dilaksanakan di setiap Provinsi yang bersedia dan ditetapkan oleh Panitia Pelaksana dari PWI Pusat. Pada acara puncak HPN di hadiri langsung Presiden Joko Widodo bersama rombongan dari Menteri kabinet Indonesia maju tamu undangan Duta Besar Negara Sahabat dan wartawan dari Mancanegara
Presiden mengatakan, negara membutuhkan kehadiran pers dengan perspektif jernihnya untuk berdiri di depan melawan kekacauan informasi, penyebaran hoaks, dan ujaran kebencian yang mengancam kehidupan demokrasi.
Informasi
"Yang mewartakan berita baik dan agenda-agenda besar bangsa Indonesia. Membangkitkan semangat positif yang mendorong produktivitas dan optimisme bangsa,
Apalagi bila dihadapkan dengan situasi ancaman kesehatan global yang belakangan merebak, peranan pers tersebut sangat dibutuhkan dan kian relevan.
Pers menjadi garda terdepan untuk mencerahkan masyarakat, meluruskan informasi yang kurang akurat, dan turut meredakan kepanikan yang melanda masyarakat.
.Ketua PWI Pusat, Atal S Depari, menyampaikan bahwa Sultra sebagai tuan rumah perayaan HPN 2022 Meskipun pandemi covid-19 belum berakhir. HPN di Februari 2022, perayaan tetap dipusatkan di Kendari. "Hanya bentuk acaranya akan disesuaikan dengan kondisi saat ini.
Hari Pers Nasional (HPN) pada bulan Februari 2022 tetap dilaksanakan, kali ini tuan rumah HPN ialah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Demikian hasil rapat koordinasi virtual pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan Pemprov Sultra sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional 2022, dikutip siaran Pers PWI Pusat Jumat. 13/8
Rakor pembahasan kesiapan Pemprov Sultra sebagai tuan rumah, termasuk penyampaian progres panitia pusat untuk menyukseskan agenda tahunan wartawan seluruh Indonesia ini.
Hadir secara virtual, Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari bersama Sekjen Mirza Zulhadi, Ketua Panitia HPN Pusat Auri Jaya dan Pengurus lainya.
Dari Kendari sebagai panitia lokal, hadir Sekprov Nur Endang Abbas yang juga ketua panitia tingkat Lokal, Kadis Pendidikan Asrun Lio sebagai sekretaris bersama Kadis Kominfo M Ridwan Badallah, Ketua PWI Sultra Sarjono, Ketua SMSI Sultra Gugus Suryaman, dan beberapa pengurus PWI.
Atal menyampaikan, kepanitiaan pusat sudah terbentuk. Sementara panitia lokal harus segera sudah dapat berjalan.
Ada banyak kegiatan yang melibatkan publik dan institusi pemerintah.
Ada seminar-seminar, bakti sosial, konvensi media, anugerah kebudayaan, lomba karya jurnalistik, dan kegiatan lainya.
" jelas Atal.Untuk menyukseskan pelaksanaan HPN. PWI pusat meminta Sekda Provinsi Sultra untuk menyinkronkan dengan pihak pihak yang akan terlibat di daerah untuk koordinasi penyelenggaraan kegiatan dalam rangka HPN tersebut.
Sekretaris Provinsi Sultra, Hj. Nur Endang Abbas, menyatakan kesiapan pihaknya untuk menyukseskan HPN di Kendari.
Apalagi Gubernur Ali Mazi sangat antusias menyambut kegiatan skala nasional yang selalu menghadirkan Presiden serta komponen dan Masyarakat Pers se Nusantara.
Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari mengungkapkan, digelarnya HPN di daerah merupakan wujud dukungan PWI dalam menggali potensi daerah. Sehingga, berkontribusi pada pembangunan di daerah.
“Dalam kita menggelar HPN di daerah adalah, apa yang bisa kita support untuk daerah untuk membangun daerah itu,” kata Depari.
Kedatangan ribuan wartawan dari seluruh Indonesia, tujuannya adalah untuk mengenal daerah yang dikunjunginya. Selain itu, silaturahmi dengan sesama wartawan yang menjadi tuan rumah, di mana pada HPN kali ini, di Kendari Sultra yang menjadi tuan rumahnya. “Dia mengenal daerah ini. Dia merasa budayanya apa. Jadi, pembauran budaya akan terjadi di HPN,” jelas Depari.
Auri yang telah tiga tahun dipercaya menjadi ketua panitia pusat perayaan HPN.
Usai mengikuti acara puncak HPN Wartawan berkesempatan untuk