Muh. Syafar Qadri Pemilik Warung Makan Cahaya Mutiara
infoindomaju.com-- BARRU --Usaha warung makan yang dikelolanya sudah 3 tahun lamanya lokasi strategis jalan poros Makassar Parepare.
Bertempat di desa Kupa Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru.
Pengunjung semakin ramai mampir menikmati santapan yang tersedia diatas meja.
Penyampaian dari pemilik usaha Pengelola warung makan Cahaya Mutiara bahwa makanan sudah tersedia tinggal dipilih sesuai selera dengan harga super murah, untuk nasi bungkus dan sokko harga 5.000 rupiah untuk kue kue beragam rasa harga 1.000 rupiah, Kamis (04/03/22)
Dan juga disediakan minuman Teh dan Kopi tinggal di ambil - Gratis.
Pengunjung setiap harinya ramai didatangi oleh warga setempat termasuk mobil penumpang sebelum melanjutkan perjalanan singgah sebentar penumpangnya untuk menikmati menu menu makanan yang sudah tersedia diatas meja murah meriah.
Karena lokasinya yang sudah mempet biasa tempat duduk semua terisi dari mobil penumpang yang singgah tidak kurang 30 mobil sampai 50 mobil setiap hari atau diatas nya.
Kita harus bangkit walaupun dimasa pandemi.
Maka rencana pemilik usaha warung makan Syafar akan bangun dibagian belakang tersedia lokasi ukuran 17x17 meter persegi dibangun berlantai dua.
Yang dilantai dua nantinya dipersiapkan untuk tamu yang berminat nyanyi karaoke.
Karena Tamu Rombongan yang sepeda biasanya comunitas sepeda dari parepare suka juga singgah sampai 30 sepeda.
Kalau banyak tamu penumpang, terpaksa tamu yang lainnya menunggu kursi yang kosong. Untuk itu dalam tahun ini pembangunan warung dikembangkan dibangun dibagian belakangnya dan lokasi masi ada kosong. Katanya.
Memang kalau pengusaha warung saat ini terdampak banyak mengelu karena dimasa pandemi covid-19 untuk pengusaha warung diimbau pembatasan kerumunan orang di jaga dan dibatasi atau ditutup. Kita imbau dan ingatkan
Tetap jaga kesehatan patuhi Protokol kesehatan .
Alhamdulillah, warung yang dikelola Muh. Safar banyak pengunjungnya.
Dan bagi warga masyarakat mama'mama saat ini yang mau masukan kue dipersilahkan dititip.
Malah kue dari luar daerah juga dititip kue jualannya diperbolehkan. Sapanya
Kita Apresiasi dukung bersama Pemberdayaan Perempuan dan anak sudah diterapkan di Warung Syafar, anak nganggur diterima kerja di warung sebagai pramusaji dan juga sudah ada Tujuh Janda ikut bersama kerja di warung, pungkasnya. (AA)