-->
  • Jelajahi

    Copyright © Info Indonesia Maju
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Radio

    Selamat Jalan Margiono Tanda Matamu Terus Kukenang

    Rabu, 02 Februari 2022, Februari 02, 2022 WIB Last Updated 2022-10-19T13:05:18Z

     MARGIONO

    Ketua Umum PWI  Pusat  Priode 2008 - 2013   dan    2013 - 2018.     (dua priode)

    Tokoh Pers Telah Berpulang ke Rahmatullah.

    Innalillahi  wainna  ilaihi  rojiun 

     

    Selamat Jalan Margiono ...

    Tanda Matamu Terus Kukenang



    Catatan: Ibrahim Manisi


    INFOINDOMAJU.COM- PAREPARE- SETELAH membaca kabar wafatnya, Margiono, Ketua PWI Pusat periode 2008-2013 dan 2013-2018 itu di berbagai media Online, saya hanya bisa ucapkan Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Rojiun.


    Mantan Wakil Ketua Dewan Pers di eranya Bagir Manan itu, dikabarkan wafat  Selasa (1/2/2022) pukul 09.02 di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Modular Jakarta.



    Atas kepergiannya itu, sontak saya teringat tanda tangannya menghiasi Kartu Tanda Anggota (KTA) PWI saya. Setelah saya periksa ternyata tiga di antaranya ditanda tangani almarhum   yang lahir di Tulungagung, Jawa Timur, 30 Juni 1960 itu. 


    Kemudian saya cek di laman PWI Pusat dan baru ingat saya terdaftar sebagai Anggota Biasa PWI sejak 01/07/1993. Setelah Lima tahun  menjadi wartawan Harian FAJAR Makassar dengan KTA no. 23.00.4653.93B. 


    Lalu saya bandingkan KTA almarhum. Ternyata Margiono terdaftar empat bulan di belakang saya. Tepatnya 25 Oktober 1993. Ia terdaftar dari Harian Rakyat Merdeka dengan KTA PWI No. 09.00.4090.93 B. 

     

    Dari sini juga baru tahu, saya lebih tua 5 tahun dari almarhum. Meski begitu, almarhum  telah sukses menapaki karir jurnalistiknya hingga membesarkan Jawa Pos dan Rakyat Merdeka. 


    Bahkan Margiono telah sukses membesarkan PWI di seluruh Indonesia selama dua periodemenjabat Ketua PWI Pusat menggantikan Tarman Azzam tahun 2008-2013 dan 2013-2018.


    Meski beliau sudah tiada, tetapi saya tidak bisa melupakannya. Margiono telah memberikan tanda mata buat saya berupa tanda tangan yang ia torehkan pada tiga kali perpanjangan KTA saya. KTA tersebut masih tersimpan di dompet saya. KTA 2009-2012, KTA 2012-2015 dan 2015-218. 


    Profesional 


    Dikutip dari berbagai sumber, karier Margiono sebagai Jurnalis profesional, dimulai sebagai wartawan Jawa Pos. Karirnya terus berjalan mulus. Dan ia pun dinobatkan menjadi Pemimpin Redaksi saat Jawa Pos Grup yang berkantor pusat di Surabaya itu masih dikendalikan Dahlan Iskan, mantan Dirut PLN di era Presiden RI keenam SBY. 


    Selanjutnya, Margiono dipercayakan membesarkan media Rakyat Merdeka. Harian RM yang juga salah satu media Jawa Pos Grup di Jakarta. Di RM karirnya terus menanjak. Dari Pemred, Margiono  diangkat menjadi Direktur Utama harian RM. 


    Sukses membangun Rakyat Merdeka dan sejumlah perusahaan anak termasuk media Online RMOL.com. Rakyat Merdeka pun menjelma sebagai sebuah perusahaan media grup. Lalu 

    Margiono pun  menjadi CEO Rakyat Merdeka Grup yang masih terus berjaya  di tengah gencarnya serbuan media Online dan media sosial.


    Akhir goresan ini, saya ucapkan selamat jalan sobat. Teriring doa dari kami yang kelak akan menyusul mu. Semoga Allah SWT melipat gandakan segala amal ibadahmu dan mengampuni salah dan dosamu selama hidup di dunia. Aamiiin YRA..(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini