-->
  • Jelajahi

    Copyright © Info Indonesia Maju
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Radio

    PWI Sulsel di Tangan Suardi Thahir, Antara Harapan Dan Tantangan

    Andi Ahmad
    Selasa, 02 Juni 2026, Juni 02, 2026 WIB Last Updated 2026-06-03T10:27:43Z

    Dr. Ir. H. Suwardi Thahir, M. Si       lima tahun ke depan.                (periode 2026-2031).                      doc.ist. Andi Ahmad.



    Infoindomaju.com - MAKASSAR -KONFERENSI Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Selatan telah berakhir dengan demokratis, aman dan damai diwarnai rasa persatuan dan persaudaraan yang dalam antar sesama peserta tanpa sekat. Fenomena ini menggambarkan suasana positif di awal kepemimpinan Dr. Ir. H. Suwardi Thahir, M. Si lima tahun ke depan (periode 2026-2031).


    Seperti lazimnya pada pergantian kepemimpinan dalam tubuh suatu organisasi profesi termasuk PWI Sulsel yang baru saja menyelesaikan pesta demokrasi lima tahunan, Selasa 2 Juni 2026 kemarin, selalu menghadirkan harapan baru. 



    Demikian pula yang dirasakan insan pers di Sulawesi Selatan ketika tongkat estafet kepemimpinan PWI Sulsel berada di tangan Suwardi Thahir. 

    Sosok yang dikenal aktif di dunia jurnalistik itu kini memikul tanggung jawab besar untuk menjaga marwah organisasi sekaligus menjawab tantangan pers modern yang semakin kompleks.


    Di tengah perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat, organisasi kewartawanan tidak lagi hanya berhadapan dengan persoalan klasik seperti kesejahteraan wartawan dan kompetensi profesi. PWI Sulawesi Selatan kini juga dituntut mampu menghadapi arus digitalisasi media, banjir informasi di media sosial, hingga ancaman maraknya hoaks yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap pers.


    Kehadiran Suwardi Thahir di pucuk kepemimpinan membawa optimisme tersendiri bagi banyak kalangan. Pengalamannya di dunia jurnalistik dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat soliditas internal organisasi. Banyak anggota berharap PWI Sulsel dapat tampil lebih aktif sebagai rumah besar wartawan yang mampu merangkul seluruh elemen media, baik media cetak, elektronik, maupun media daring.


    Terpilih Secara Aklamasi, Suwardi Thahir Resmi Jabat Ketua PWI Sulsel 2026–2031



    Harapan lain yang mengemuka adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia wartawan di daerah. Kompetensi jurnalistik saat ini menjadi kebutuhan mutlak di tengah persaingan industri media yang semakin ketat. Karena itu, program pelatihan, uji kompetensi wartawan, hingga pendidikan etika jurnalistik diharapkan menjadi prioritas utama dalam kepemimpinan baru tersebut.


    Namun, di balik harapan besar itu, tantangan yang dihadapi tidaklah ringan. Salah satu persoalan yang kerap muncul dalam organisasi profesi adalah menjaga persatuan di tengah beragam kepentingan. PWI Sulsel membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjadi perekat seluruh anggota agar organisasi tetap berjalan harmonis dan tidak terjebak dalam konflik internal yang dapat melemahkan peran organisasi.


    Selain itu, tantangan ekonomi media juga menjadi persoalan serius. Banyak perusahaan pers daerah saat ini menghadapi tekanan finansial akibat perubahan pola konsumsi informasi masyarakat. Dampaknya turut dirasakan para wartawan, mulai dari menurunnya kesejahteraan hingga terbatasnya ruang pengembangan profesi. 

    Dalam kondisi tersebut, PWI Sulsel diharapkan mampu menjadi jembatan solusi antara perusahaan media, wartawan, dan pemerintah.


    Di era digital, wartawan juga dituntut lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kemampuan memproduksi berita multimedia, memahami algoritma media sosial, hingga menjaga akurasi di tengah kecepatan informasi menjadi tantangan baru yang tidak bisa dihindari. Kepemimpinan Suwardi Thahir akan diuji dalam mendorong transformasi organisasi agar mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan prinsip-prinsip jurnalistik yang benar.


    Di sisi lain, hubungan kemitraan antara pers dan pemerintah juga perlu dijaga secara profesional. Pers memiliki fungsi kontrol sosial yang harus tetap independen, namun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah tetap penting demi mendukung pembangunan daerah yang transparan dan berpihak kepada masyarakat. Dalam konteks ini, PWI Sulsel dituntut mampu menjaga keseimbangan antara independensi dan kemitraan.


    Ke depan, masyarakat tentu berharap PWI Sulawesi Selatan tidak hanya menjadi organisasi formal semata, tetapi benar-benar hadir sebagai pelindung profesi wartawan. Ketika banyak tantangan muncul, mulai dari kriminalisasi terhadap jurnalis hingga tekanan terhadap kebebasan pers, organisasi profesi harus berdiri di garda terdepan membela hak-hak wartawan dan menjaga kebebasan pers tetap hidup.


    PLT. KETUA PWI SULSEL  Penyerahan Bendera PATAKA PWI SULSEL .




    Gedung PWI yang di Jalan AP. Petta Rani Makassar Sulawesi Selatan dapat dimanfaat kembali sebagai Museum Wartawan, dan  pusat pertemuan dan kegiatan Pendidikan diklat Wartawan, ada Wisma dan Mesjid WARTAWAN. 



    Pada akhirnya, kepemimpinan Suwardi Thahir di PWI Sulawesi Selatan akan sangat ditentukan oleh kemampuan membangun kebersamaan, menghadirkan program nyata, dan menjaga integritas organisasi. Harapan besar kini berada di pundak Asesor Dewan Pers yang satu ini. Jika mampu menjawab tantangan zaman dengan langkah yang tepat, maka PWI Sulsel berpeluang menjadi organisasi pers yang semakin kuat, profesional, dan dipercaya masyarakat.



    Selamat menjalankan tugas semoga amanah. Amin Ya Rabbal Alamin .. Kota Parepare 3 Juni 2026.  (Ibrahim Manisi)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Parepare

    +