Infoindomaju.com - PAREPARE-Suasana aksi demonstrasi mahasiswa se-Kota Parepare yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Parepare, Senin (01/09/2025).
Seorang peserta aksi tiba-tiba pingsan saat penyampaian aspirasi di depan Mapolres Parepare.
Kejadian itu membuat jalannya aksi terhenti sejenak. Tim kesehatan Polres Parepare langsung memberikan pertolongan penanganan cepat.
Wakapolres Parepare, Kompol Saharuddin, yang tanpa ragu menggendong mahasiswa tersebut menuju ambulans milik Tim Dokkes Polres."
Usai penyampaian aspirasi di Polres dilanjutkan ke DPRD Parepare.
Unjuk Rasa demo dikota Parepare berjalan lancar, Aman dan tertib. Dengan pengawalan dari ke Polisian dan gabungan keamanan Kantibmas Kota Parepare.
Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama aksi unjuk rasa yang digelar oleh sejumlah perguruan tinggi di Kota Parepare, aparat gabungan menggelar patroli berskala besar dan menyiagakan sebanyak 950 personel.
Kegiatan pengamanan diawali dengan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Parepare, Kompol Burhanuddin. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya pendekatan humanis dan profesionalisme dalam menghadapi massa aksi.
Personel yang terlibat berasal dari berbagai unsur, yakni Polres Parepare, Brimob, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kota Parepare. Sinergi lintas institusi ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Menurut AKBP Indra, kehadiran aparat bukan untuk membatasi kebebasan berpendapat, melainkan memastikan bahwa penyampaian aspirasi berlangsung tertib, aman, dan tidak menimbulkan gangguan terhadap masyarakat umum.
Mahasiswa menyampaiakan Aspirasi tuntutan oleh Kapolres Parepare, terima dengan baik
Kapolres Teken.
Sebagai bentuk komitmen terhadap aspirasi mahasiswa, Kapolres menandatangani surat pernyataan yang memuat tuntutan utama aksi.
Penandatanganan ini dilakukan di hadapan jenderal lapangan dan perwakilan mahasiswa, menandai pengakuan resmi terhadap suara publik yang disampaikan secara konstitusional.
“Saya menerima aspirasi jenderal lapangan. Evaluasi kinerja kepolisian secara menyeluruh akan kami sampaikan ke tingkat atas. Kita cinta damai, mahasiswa,” tegasnya.
Ia juga berjanji akan membuktikan pengiriman surat tembusan ke instansi terkait sebagai tindak lanjut konkret dari aksi ini. “Nanti kami buktikan tembusan surat pengiriman. Hidup mahasiswa, hidup rakyat Indonesia!” tutupnya.




