-->
  • Jelajahi

    Copyright © Info Indonesia Maju
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Radio

    Kota Parepare adalah Kota Besejarah yang pernah dikunjungi Presiden Pertama Soekarno

    Andi Ahmad
    Kamis, 26 Februari 2026, Februari 26, 2026 WIB Last Updated 2026-03-02T07:12:58Z

     


    Berdasarkan informasi sejarah, Presiden pertama Republik IndonesiaIr. Soekarno, pernah berkunjung ke Kota Parepare, Sulawesi Selatan, salah satunya yang tercatat penting adalah pada tahun 1950-an (khususnya kunjungan yang berkaitan dengan penyatuan kembali NKRI setelah masa RIS/Republik Indonesia Serikat).


    Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan Bung Karno ke berbagai wilayah di Sulawesi Selatan untuk menyapa rakyat dan memperkuat persatuan bangsa. 


    Wikipedia

    Catatan: Kota Parepare secara resmi menjadi Kotamadya pada 17 Februari.


    Catatan tambahan:

    Kunjungan Bung Karno ke Sulawesi Selatan sering terkait dengan konsolidasi negara pasca-kemerdekaan dan kunjungan kerja di era 1950-an hingga awal 1960-an.

    Parepare sendiri resmi menjadi kota madrasah (kota besar) pada 17 Februari 1960. 


    Website Provinsi Sulawesi-Selatan

     


    Doc.ist.  Presiden Soekarno. Bersama  Datu Kanjenne PETRA SUJI dengan  Kepala Pemerintahan Negeri KPN  Parepare  H.ANDI Dewang.


    Dari kota inilah Belanda bermarkas dan secara bertahap memperluas pengaruhnya ke wilayah timur serta utara Sulawesi Selatan. Kawasan Ajatappareng pada masa itu berpusat secara administratif di Parepare.

    Pada zaman Hindia Belanda, Parepare berstatus sebagai Afdeling Parepare yang mencakup lima Onder Afdeling. Wilayah tersebut meliputi Barru, Sidenreng Rappang, Enrekang, Pinrang, dan Parepare sendiri.

    Di setiap Onder Afdeling berkedudukan seorang Controlur atau Gezag Hebber sebagai pimpinan pemerintahan kolonial. Struktur tersebut juga dibantu aparat raja-raja Bugis seperti Arung Barru dan Addatuang Sidenreng.

    Struktur pemerintahan kolonial tersebut berjalan hingga pecahnya Perang Dunia II sekitar tahun 1942. Setelah Indonesia merdeka pada 1945, struktur pemerintahan kemudian disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1945 tentang Komite Nasional Indonesia.

    Selanjutnya melalui Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1948, struktur pemerintahan kembali mengalami penyesuaian signifikan. Di daerah hanya terdapat Kepala Daerah atau Kepala Pemerintahan Negeri tanpa lagi jabatan Asisten Residen.

    Dengan berlakunya Undang-Undang Nomor 29 Tahun 1959, empat Onder Afdeling berubah menjadi Kabupaten Tingkat II. Sementara Parepare berstatus Kota Praja Tingkat II Parepare yang kemudian berubah menjadi Kotamadya.

    Setelah berbagai perubahan nomenklatur tersebut, status Kotamadya akhirnya berganti menjadi Kota hingga sekarang. Berdasarkan pelantikan H. Andi Mannaungi pada 17 Februari 1960, tanggal itu resmi ditetapkan sebagai hari jadi.





    Infoindomaju.com- PAREPARE-TerCatat dalam Sejarah tidak difungkiri bahwa Kota Parepare adalah Kota Besar setelah Makasar. 


    Presiden Pertama Republik Indonesia Ir. SOEKARNO Berkunjung ke Kota Parepare  pada tahun 1953    dan  1962 berkesan. 


    Masyarakat Pare-pare sangat antusias menyambut kedatangan Presiden Pertama Republik Indonesia  Ir.Soekarno. 


    Kehadiran Presiden Soekarno dilapangan Stadion Andi Makkasau Parepare berdiri diatas puncak  terbune bergetar  berpidato memberikan Semangat pada masyarakat Rakyat Kota Parepare  seAjattapareng. MERDEKA sekali Merdeka tetap Merdeka.




    Rombongan berdialog dengan para petani ...

    ... berkunjung ke Parepare, Sulawesi Selatan, tahun 1962. IPPHOS. Bung Karno menyatakan persoalan pangan sebagai "soal hidup matinya bangsa”.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini