-->
  • Jelajahi

    Copyright © Info Indonesia Maju
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Radio

    Pemegang Saham yang Mayoritas di BBRI

    Andi Ahmad
    Jumat, 03 Juli 2026, Juli 03, 2026 WIB Last Updated 2026-07-04T15:09:54Z


     


    Infoindomaju.com - IDXChannel - Siapa pemegangsaham mayoritas
    ? PT Bank Rakyat Indonesia Tbk () adalah salah satu saham perbankan milik negara, karena emiten ini adalah perusahaan pelat merah, otomatis pemilik saham mayoritasnya adalah negara.


    Kepemilikan negara di perusahaan-perusahaan pelat merah kini melaluiDanantara, sejak badan pengelola dana investasi negara itu berdiri. Saat ini, Danantara tercatat sebagaipemegang saham mayoritasdi 
    .

     adalah salah satu emiten perbankan terbesar di Indonesia. Perseroan bergerak di bidang jasa dan layanan keuangan, dengan segmen nasabah yang terfokus pada masyarakat umum dan pelaku usaha menengah, kecil, dan mikro ( UMKM ).

    Bank BRI adalah salah satu bank yang ditunjuk negara untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). BRI juga memiliki basis agen laku pandai yang paling luas dan besar di Indonesia, menjangkau nasabah di daerah pelosok yang tidak terjangkau oleh bank umum lainnya.

    Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek pada 31 Juli 2025 (terkini/terakhir), berikut ini adalah daftar pemegang saham  cukup banyak:
    1. PT Danantara Asset 80,61 miliar saham/53,18 persen
    2. Negara Republik Indonesia (pengendali)
    3. Masyarakat non-warkat 69,94 miliar saham/46,15 persen
    4. Viviana Dyah Ayu Retno (direksi) 3,81 juta saham/0,0025 persen
    5. Kartika Wirjoatmodjo (direksi) 1,67 juta saham/0,0011 persen
    6. Awan Nurmawan (komisaris) 712.500 saham/0,0005 persen
    7. Akhmad Purwakajaya (direksi) 263.900 saham/0,0002 persen

    Sampai akhir Juli, jumlah investor yang memiliki saham  mencapai 674.652 investor. Sepanjang 2023,  sempat diperdagangkan di rentang Rp5.000-an per saham.  menyentuh harga tertingginya pada 8 Maret 2024 di Rp6.350 per saham.
    Lalu pada 2024, saham  berangsur-angsur menurun dan kini harganya sudah mendekati harga lima tahun lalu, yakni Rp3.260 (10 Agustus 2020). Dari harga tertingginya di 8 Maret 2024,  sudah turun 47,67 persen.
    Pada perdagangan hari ini (15/8/2025), perdagangan  ditutup di harga Rp4.120 per saham, turun 4,19 persen dari pembukaan terakhir. Sejak awal 2025 hingga hari ini (ytd),  mencatatkan pertumbuhan harga yang tipis, yakni hanya 0,98 persen.
    Itulah penjelasan singkat tentangsiapa pemegang saham mayoritas .

    Sumber : idxchannel.com
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Parepare

    +